Kecamatan Simbang Menyumbang 4 Desa Berstatus Desa Mandiri Di Kabupaten Maros Berdasarkan Hasil Indeks Desa Membangun (IDM) Tahun 2022

- Admin

Jumat, 3 Juni 2022 - 12:24 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MR-MAROS   |  Terjadi peningkatan status Desa dalam pengukuran Indeks Desa Membangun (IDM) tahun 2022 ini di Kecamatan Simbang, Kabupaten Maros, dimana terdapat 4 (empat) Desa berstatus Desa Mandiri di Kecamatan Simbang, dan baru tahun ini terjadi di Kabupaten Maros.

Hal itu diungkapkan Camat Simbang, Muhammad Aris, S.Sos., M.Si usai menandatangani Berita Acara dan Rekapitulasi Indeks Desa Membangun (IDM) Tahun 2022 bersama Pendamping Desa Kecamatan Simbang, Ihsanul Amri, S.Sos., M.Si, dan disaksikan Kasi Pemberdayaan Kecamatan Simbang, Musmira, ST, serta Pendamping Lokal Desa, Ansar di Kantor Camat Simbang, Kamis (2/6/2022).

“Saya ucapkan terima kasih kepada Kepala Desa dan Perangkatnya didampingi oleh Pendamping Lokal Desa dan Pendamping Desa sesuai SOP yang ada telah menyelesaikan penginputan Indeks Desa Membangun (IDM) Tahun 2022 sesuai sesuai dengan kondisi lapangan, dan hasilnya 4 (empat) desa diantara 6 (enam) desa di Kecamatan Simbang berstatus Desa Mandiri tahun ini.” Ungkap Camat Simbang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Data sementara secara Nasional sangat luar biasa, dari 6528 kecamatan seluruh Indonesia, kita berada diposisi 305, dan hal ini tidak mudah untuk kita capai karena data-data yang diinput oleh Desa bukanlah data rekayasa, tapi sesuai fakta dilapangan,” terang Camat Simbang.

Selanjutnya, Camat Simbang mengaku bangga karena meski dalam kondisi sulit dan terbatas akibat pandemi Covid-19, namun berkat kerja-kerja kita semua hal ini dapat tercapai, dan harapannya Pemerintah Desa bersama teman-teman di bidang pemberdayaan berkolaborasi dengan teman-teman Pendamping Desa, Pendamping Lokal Desa untuk mengawal 4 (empat) Desa Mandiri dan 2 (dua) Desa Maju di kecamatan Simbang dengan melakukan pembinaan, memantau secara bertahap bagaimana agar mereka bisa mempertahankan dan meningkatkan lagi kinerjanya.

“Bila ada unsur keraguan, kami undang BPD untuk kita bahas bersama-sama atas hasil itu, karena jangan sampai ada kesalahpahaman bahwa kita hanya mau dibilang, data itu adalah data rill dan kami saksikan sendiri di Desa,” tegas Muhammad Aris.

“Harapan kami, 2 (dua) Desa ini, yaitu Desa Samangki dan Desa Simbang kedepan kita bersama-sama berusaha bagaimana bisa juga meningkatkan status Desanya menjadi Desa Mandiri, paling lambat 2 (dua) tahun kedepan,” ungkap mantan Kabid Bina Pemdes Dinas PMD Kabupaten Maros ini.

BACA JUGA :  Upacara Peringatan HUT KORPRI Ke 52, Bupati Pangkep Harap ASN Tingkatkan Pelayanan untuk Masyarakat

Sementara itu, Pendamping Desa Kecamatan Simbang, Ihsanul Amri, S.Sos., M.Si mengatakan bahwa cara berfikir reflektif kita terhadap capaian status IDM kita tahun ini, harus tetap progresif, serta ada banyak pekerjaan menunggu, ada banyak dinamika dan hambatan yang harus diretas.

“Indeks Ketahanan Sosial (IKS), kita ditunggu oleh Perpres 72/2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting, di Desa-Desa kita masih belum membentuk Rumah Desa Sehat (RDS) dan Tim Percepatan Penurunan Stunting Desa, ditambah urusan-urusan infrastruktural maupun non-infrastruktural untuk semakin meningkatkan pelayanan kesehatan di Desa,” kata Ihsan.

“Di Indeks Ketahanan Ekonomi (IKE), kita menghadapi tantangan masa depan berupa bagaimana membangun kerja sama antar desa dalam mengelola dan mengembangkan potensi-potensi ekonomi di Desa kita, seperti gagal panen di beberapa Desa di kecamatan Simbang yang salah satunya ditengarai sebagai akibat langka dan lambatnya penyaluran pupuk bersubsidi, dan pembentukan Badan Kerjasama Antar Desa (BKAD), maupun Bumdesa Bersama, karena kerjasama desa dan Bumdesma adalah kunci kemandirian bersama Desa-Desa di Kecamatan Simbang”, tegas Alumni Pasca Sarjana Universitas Hasanuddin ini.

“Di Indeks Ketahanan Lingkungan (IKL), kita menghadapi perubahan iklim tanpa mampu membaca kondisi dan potensi bencana akan membuat seluruh Desa menjadi rentan terhadap bencana, masih banyak pekerjaan yang belum kita selesaikan di sini pasca Workshop Mitigasi Bencana dengan menindaklanjuti proses regulatifnya, membentuk kelembagaan dan forumnya, menyelesaikan pemetaan dan rambu-rambunya,” lanjut Ihsan.

Ihsan menuturkan, bahwa Desa tidak perlu jauh-jauh belajar ke jawa, karena Desa Bonto Tallasa adalah Desa dengan Indeks Ketahanan Lingkungan (IKL) tertinggi di Kecamatan Simbang, karena memiliki infrastruktur dan kelembagaan mitigasi bencana paling lengkap.

“Silahkan Desa-Desa lainnya mempelajari dan mengadaptasi Peraturan Desa (Perdes) Mitigasi Bencana yang dimiliki oleh Desa Bonto Tallasa, berikut detail rencana kontijensinya, kelembagaan hingga peta mitigasi bencananya,” tutup Ihsan.  (ANSAR)

Berita Terkait

Salah Paham, Seorang Lelaki Tega Bacok Tetangganya Sendiri Hingga Tewas
Ketua LBH KAI Maros: Amicus Curae Yang Diajukan Beberapa Tokoh Bangsa Terkait Penyelesaian Hasil Pilpres 2024 Itu Sah-sah Saja
Congratulation !!! Bareskrim Gagalkan Penyelundupan 19 Kg Sabu dari Malaysia di Aceh Timur
Dinkes Sulsel Kirimkan Bantuan untuk Korban Tanah Longsor di Tana Toraja
Bupati Gowa Cek Kehadiran ASN Pemkab Gowa Pasca Libur Idul Fitri
Pangdam Bersama Prajurit dan PNS Kodam XIVHsn Menggelar Gelar Halal Bihalal
Gerak Cepat Pertamina, Layani 187 Kendaraan Habis BBM Saat Puncak Arus Balik
Kunjungi Korban Longsor, Pj Gubernur Bahtiar Tekankan Pentingnya Langkah Penyelamatan dan Mengimbau Warga Diseluruh Sulawesi Selatan untuk Tetap Waspada

Berita Terbaru

Berita Terkait

Sabtu, 20 April 2024 - 08:20 WITA

Salah Paham, Seorang Lelaki Tega Bacok Tetangganya Sendiri Hingga Tewas

Kamis, 18 April 2024 - 08:26 WITA

Ketua LBH KAI Maros: Amicus Curae Yang Diajukan Beberapa Tokoh Bangsa Terkait Penyelesaian Hasil Pilpres 2024 Itu Sah-sah Saja

Rabu, 17 April 2024 - 20:27 WITA

Congratulation !!! Bareskrim Gagalkan Penyelundupan 19 Kg Sabu dari Malaysia di Aceh Timur

Selasa, 16 April 2024 - 21:22 WITA

Dinkes Sulsel Kirimkan Bantuan untuk Korban Tanah Longsor di Tana Toraja

Selasa, 16 April 2024 - 18:25 WITA

Bupati Gowa Cek Kehadiran ASN Pemkab Gowa Pasca Libur Idul Fitri

Selasa, 16 April 2024 - 07:43 WITA

Gerak Cepat Pertamina, Layani 187 Kendaraan Habis BBM Saat Puncak Arus Balik

Senin, 15 April 2024 - 04:43 WITA

Kunjungi Korban Longsor, Pj Gubernur Bahtiar Tekankan Pentingnya Langkah Penyelamatan dan Mengimbau Warga Diseluruh Sulawesi Selatan untuk Tetap Waspada

Senin, 15 April 2024 - 01:53 WITA

Menderita Gangguan Jiwa, Seorang Tenaga Honorer Akhiri Hidupnya Dengan Gabtung Diri

Berita Terbaru

Berita

Dinkes Bantaeng Gelar Pemeriksaan Kesehatan untuk Pemudik

Selasa, 9 Apr 2024 - 15:13 WITA

Opini

Partai Politik dan Hak Angket, Perspektif dalam Ilmu Politik

Minggu, 31 Mar 2024 - 15:07 WITA

Berita

Kadis Kominfo Jeneponto Hadiri Musyawarah Lokal ke-IX ORARI

Sabtu, 23 Des 2023 - 18:36 WITA

Berita

Pastikan Aman, Kapolres Bulukumba Cek Gudang Logistik KPUD

Sabtu, 2 Des 2023 - 18:05 WITA

Berita

Diskominfo Pangkep Laksanakan Sosialisasi Website KIM

Kamis, 30 Nov 2023 - 13:33 WITA

Berita

Pemkab Pinrang Gelar Upacara Peringatan HUT PGRI dan Korpri

Kamis, 30 Nov 2023 - 07:25 WITA

Berita

Gelar Rapat Paripurna, Ada 4 Orang Anggota DPRD Pinrang PAW

Kamis, 23 Nov 2023 - 14:04 WITA

Berita

Lantik PAW PPS Kelurahan Onto, Ini Pesan KPU Bantaeng!

Kamis, 23 Nov 2023 - 11:33 WITA